Bocah SD Banyuwangi Gantung Diri gegara Dibully, Perilakunya Aneh usai Pulang Sekolah 

Avirista Midaada
Polisi saat olah TKP bocah SD bunuh diri (Polsek Pesanggrahan/istimewa).

"Dari keterangan ibu korban anak ini memang sensitif," tuturnya.

Hal ini berbeda dari tindakan sehari-hari MR pada umumnya. Korban akhirnya ditemukan meninggal dunia oleh ibunya WS di rumah, dengan kondisi tergantung.

Diketahui, bocah berusia 11 tahun asal Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, ditemukan tewas gantung diri di rumahnya pada Senin sore (27/2/2023) sekitar pukul 15.00 WIB.

MR memilih mengakhiri hidupnya karena diduga kerap dicemooh teman-temannya anak yatim, akibat ayahnya meninggal dunia. Diduga karena tak kuat di-bully itulah membuat MR mengakhiri hidupnya gantung diri.

Hasil pemeriksaan petugas kesehatan, memang korban meninggal dikarenakan gantung diri. Korban kemudian dibawa pulang untuk dimakamkan.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bocah Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya di Cipatat, Polisi Olah TKP

57 tahun lalu

Tragis! Bocah di Sukabumi Tewas dengan Luka Bakar Diduga Disiram Air Panas oleh Ibu Tiri

57 tahun lalu

Kemendikdasmen Buka Fakta Siswa SD Gantung Diri di Ngada NTT Penerima PIP

57 tahun lalu

Cerita Ibu Siswa SD di Ngada yang Gantung Diri, Sang Anak Sempat Tanya Soal PIP

57 tahun lalu

Tragis! 2 Bocah di Lubuklinggau Tewas Tenggelam saat Berenang di Kolam Penampungan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal