“Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempa ini berkekuatan 6,4 SR. Selanjutnya setelah pengolahan dilengkapi dengan data gempa hasil catatan dari 156 sensor seismik diperoleh magnitudo hasil pemutakhiran menjadi berkekuatan 6,0 SR,” paparnya.
Episenter gempa terletak pada koordinat 7,46 LS dan 114,44 BT, atau tepatnya berlokasi di laut. Gempa berjarak 56 km arah timur laut Kota Situbondo, Kabupaten Situbondo, Provinsi Jatim, pada kedalaman 12 km. Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi jenis dangkal akibat aktivitas sesar lokal di dasar laut.
“Adapun hasil analisis mekanisme sumber gempa menunjukkan bahwa gempa ini, dibangkitkan oleh adanya deformasi batuan kerak dangkal dengan mekanisme pergerakan naik (thrustfault),” katanya.