Hal serupa dialami Mujito, warga RT 5 RW 1 Desa Majang Tengah. Rumahnya rusak parah akibat gempa bumi beberapa waktu lalu. Dia pun harus mengeluarkan dana pribadi untuk perbaikan.
Namun, dia merasa gembira setelah Presiden Jokowi menyampaikan pemerintah telah mengalokasikan bantuan untuk pembangunan rumah warga korban gempa bumi di Malang.
"Tadi Pak Presiden bilang ada bantuan dari pemerintah untuk perbaikan rumah. Bersyukur sekali, karena sejauh ini belum ada dana bantuan perbaikan rumah dari pemerintah," tuturnya.
Presiden Jokowi dalam kesempatan kunjungan kerjanya ke Desa Majang Tengah, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, meninjau sejumlah kerusakan yang timbul akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,1 SR, pada Sabtu 10 April 2021 lalu.
"Sore ini saya berada di Desa Majang Tengah, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur untuk meninjau gempa bumi yang terjadi beberapa hari yang lalu. Tadi saya sudah mendapatkan laporan kerusakan khusus untuk yang di Kabupaten Malang, ada 1.716 rumah baik yang rusak berat, sedang dan ringan," kata Presiden dalam keterangan resminya dari Majang Tengah.
Pemerintah pusat, menurut Jokowi, bakal memberikan bantuan terhadap warga yang rumahnya rusak. Rinciannya, rumah rusak berat akan dibantu sebesar Rp50 juta, rusak sedang dibantu Rp25 juta dan yang rusak ringan dibantu Rp10 juta.
"Dengan ini, saya kira kita ingin agar kehidupan bisa normal kembali. Kita harapkan nanti yang terdampak gempa di Kabupaten Malang, semuanya sudah segera dimulai dikerjakan dalam bulan-bulan Mei ini," katanya.