Berjaya di Pulau Jawa, Ibu Kota Kerajaan Mataram Sering Didatangi Saudagar Luar Negeri 

Avirista Midaada
Situs Langlang dan Situs Srigading peninggalan Mpu Sindok Mataram Kuno (Foto: MPI/Avirista Midaada)

Dari Prasasti Purworejo diperoleh informasi tentang kegiatan perdagangan. Kegiatan di pasar ini tidak diadakan setiap hari, melainkan bergilir, berdasarkan pada hari pasaran menurut kalender Jawa Kuno. Pada hari Kliwon, pasar diadakan di pusat kota, pada hari Manis atau Legi, pasar diadakan di desa bagian timur. 

Kemudian, pada hari Paking atau Pahing, pasar diadakan di desa sebelah selatan. Pada hari Pon, pasar diadakan di desa sebelah barat. Pada hari Wage, pasar diadakan di desa sebelah utara. Pada hari pasaran ini, desa-desa yang menjadi pusat perdagangan ramai didatangi oleh pembeli dan penjual dari desa-desa lain. 

Mereka datang dengan berbagai cara, baik menggunakan transportasi darat, maupun menelusuri sungai-sungai. Mereka sambil membawa barang dagangan, seperti beras, buah-buahan, dan ternak, untuk dibarter atau ditukar dengan kebutuhan lain.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Amangkurat I Bangun Istana Megah Kerajaan Mataram, Dikelilingi Danau Buatan

57 tahun lalu

Kisah Sultan Amangkurat I Bangun Istana Plered yang Megah

57 tahun lalu

Asal Usul Pramodhawardhani Penguasa Perempuan Pertama Kerajaan Mataram Kuno

57 tahun lalu

Viral Teks Dummy Lorem Ipsum di Tugu Titik Nol Kilometer IKN, Kini Ditutup Terpal

57 tahun lalu

Sejarah Candi Borobudur, Dibangun Raja Samaratungga Era Kerajaan Mataram Kuno

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal