"Saya punya tagline maju kotane, makmur wargane. Saya tidak ingin sekadar membangun Kota Surabaya. Prioritas saya yakni bagaimana menyejahterakan warga Surabaya, termasuk guru-guru,” ujarnya.
Pada kesempatan itu Machfud juga menyindir alokasi anggaran pendidikan di Surabaya yang cukup kecil. “Saya merasa sedih dengan alokasi anggaran pendidikan di Surabaya. Anggaran pendidikan lebih kecil daripada anggaran pemeliharaan taman. Ini kan ironis,” katanya.
Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan yang turut hadir di acara tersebut menjamin bahwa paslon Machfud-Mujiaman akan berjuang demi kesejahteraan.
“Memperbaiki kesejahteraan bagian dari ibadah beliau. Mudah-mudahan jika beliau nanti terpilih menjadi Wali Kota Surabaya, keinginan atau harapan warga Surabaya termasuk bapak dan ibu guru se-Surabaya bisa menjadi prioritas,” katanya.