Beras Bantuan BPNT di Tuban Tak Layak Konsumsi, Dinas Sosial Akan Ganti dengan yang Lebih Baik

Pipiet Wibawanto
Beras sebagai BPNT tak layak konsumsi karena berulat. (Foto: iNews/Pipiet Wibaawanto)

TUBAN, iNews.id – Warga penerima bantuan di Tuban, Jawa Timur (Jatim) mengeluhkan beras yang diterima bau, berulat, berkutu dan banyak mengandung pasir. Foto terkait kondisi beras tak layak konsumsi ini pun viral di media sosial.

Bantuan beras ini ditemukan di Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Beras dibagikan oleh pemerintah melalui program bantuan pangan non tunai (BPNT).

Tiap bulan, warga menerima sebanyak 15 kilogram. Hampir tiap bulan, beras yang mereka terima, kondisinya hampir selalu sama.

Kondisi beras yang tak layak pakai ini dibenarkan oleh salah satu waga penerima bantuan, Setyorini. Dia mengaku, beras yang diterimanya tiap bulan memiliki kondisi yang hampir sama.

“Ya saya berharap dapat beras yang lebih layak konsumsi saja,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Sosial dan Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Tuban, Joko Sarwono mengatakan, pihaknya telah menerima adanya laporan kualitas beras yang dinilai tidak layak konsumsi tersebut. Kini pihaknya sudah mengambil tindakan dengan meminta suplier mengganti beras yang berkualitas buruk dengan yang lebih baik.

“Kami berikan sanksi kepada suplier supaya semua beras yang jelek ini diambil dan diganti,” katanya, Kamis (14/5/2020).

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tergiur Harga Murah, Pedagang Nasi Kuning di Kotim Tertipu Beli Beras Karung Isi Pasir

57 tahun lalu

Elf Bawa Rombongan Takziah Kecelakaan di Tuban, 1 Orang Tewas 12 Luka-Luka

57 tahun lalu

Terungkap! Motif Pengeroyokan Pemuda di Tuban oleh 7 orang, Dipicu Pinjam Motor

57 tahun lalu

Viral! Pemuda di Tuban Dikeroyok 7 Orang, 4 Pelaku Ditangkap 3 Diburu

57 tahun lalu

Kebakaran Toko Parfum di Tuban, Pembeli Terluka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal