BBM Naik, Pemkot Madiun Bagikan Seragam dan Ongkos Jahit untuk 6.000 Siswa SD dan SMP

Arif Wahyu Efendi
Wali Kota Madiun Maidi bersama para siswa SD dan SMP penerima seragam gratis dan ongkos jahit, Selasa (13/9/2022). (Foto: iNews.id/Arif Wahyu Efendi).

Maidi mengatakan, sengaja tidak memberikan seragam jadi agar ekonomi di Madiun berputar. Sebab, dengan begitu, tukang jahit akan mendapat orderan, sehingga lebih banyak masyarakat yang menikmati. 

Sementara itu para siswa terlihat ceria usai mendapatkan seragam dan ongkos jahit. Apalagi, selama ini mereka masih menggunakan seragam sekolah lama, karena seragam baru belum dibagikan. 

"Senang sekali dapat seragam gratis. Dapat uang juga Rp300.000 untuk ongkos jahit," kata salah seorang siswa SD, Noval. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Siapkan 5.000 Anggota Baru, DPD Perindo Madiun Optimis Raih 5 Kursi DPRD

57 tahun lalu

Target Zero Waste 2027 Terancam, Legislator Perindo Madiun Dorong Warga Pilah Sampah

57 tahun lalu

Geger! Bayi Laki-Laki Ditemukan Terbungkus Tas di Pinggir Jembatan Ring Road Madiun

57 tahun lalu

Dampak Kenaikan BBM Non-Subsidi, Layanan Bus Sekolah Gratis di Gunungkidul Terpangkas

57 tahun lalu

Truk Mogok Tepat di Rel Kereta Api Madiun, Sejumlah Perjalanan KA Terganggu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal