Bahaya, Sebagian Besar Lahan Hutan di Hulu Sungai Brantas Kota Batu Kritis 

Lukman Hakim
Kondisi kawasan Bulukerto Kota pascabanjir bandang akibat lahan hutan kritis dan beralih fungsi. (ilustrasi).

SURABAYA, iNews.id - Sebagian besar lahan di hulu kawasan Sumber Brantas, Kota Batu, kritis. Area dengan tegakan pohon hanya tersisa di lereng-lereng terjal di punggung bukit. Selebihnya banyak digunakan sebagai lahan pertanian dan pemukiman. 

Fakta tersebut ditemukan Perum Jasa Tirta I (PJT I) dari hasil penelusuran dan pemotretan alur sungai Brantas hingga ke bagian hulu untuk mengetahui penyebab banjir bandang di Batu pada Kamis (4/11/2021) lalu. Penelusuran dilakukan secara langsung dengan menggunakan teknologi droning selama 4 hari.

Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Raymond Valiant mengatakan, tutupan lahan yang kritis ini menjadi pemicu tingginya laju erosi di hulu. Dari hasil foto udara yang kami peroleh, banyak terlihat longsoran baru pada lereng-lereng Arjuna. 

"Longsoran ini akan masuk ke alur-alur alami dan membentuk tumpukan yang membendung alur tersebut," katanya, Sabtu (13/11/2021).  

Selain menggunakan drone, PJT I juga melakukan penelusuran secara manual. Petugas dari PJT I naik hingga masuk ke lereng Pusung Lading, Gelagah Wangi, dan Alas Bengking. Di situ ditemukan bekas-bekas bendung alami yang telah jebol terbawa aliran air pada saat hujan turun. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Banjir Bandang Terjang 5 Desa di Gorontalo Utara, Tinggi Air Capai 2 Meter

57 tahun lalu

Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

57 tahun lalu

Update Banjir Bandang di Tanah Datar, 67 Rumah Rusak dan 5 Jembatan Hanyut

57 tahun lalu

Banjir Bandang Terjang Tapanuli Utara, 150 Rumah Terdampak 3 Hanyut

57 tahun lalu

Truk Terseret Banjir Bandang Kali Bodri Kendal hingga Tenggelam, Evakuasi Dramatis 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal