Bahas Diskresi Mendagri, Plt Wali Kota Malang Bertemu Gubernur Jatim

Antara
Ilma De Sabrini
Suasana Gedung DPRD Malang pascapenetapan 22 anggota DPRD Malang sebagai tersangka. (Foto: Sindonews/Yuswantoro)

MALANG, iNews.id – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Malang Sutiaji menemui Gubernur Jawa Timur (Jatim) Soekarwo untuk membahas diskresi yang dikeluarkan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. Diskresi tersebut menyikapi kondisi pemerintahan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan 41 anggota DPRD Kota Malang menjadi tersangka kasus dugaan suap pembahasan APBD Perubahan TA 2015.

Menurut Sutiaji, meskipun jumlah anggota DPRD Kota Malang yang tersisa hanya lima orang, berdasarkan diskresi Mendagri hal tersebut sudah memenuhi kuorum. Karena itu, rapat-rapat paripurna tetap bisa dilakukan oleh anggota DPRD tersisa.

“Berkaitan masalah jumlah, kuorumnya ya lima (anggota) itu. Saya masih bertemu gubernur lagi. Tapi secara substansi, seperti yang sudah disampaikan, proses-proses masih bisa dilakukan,” kata Sutiaji sebelum bertolak ke Surabaya, di Balai Kota Malang, Rabu (5/9/2018).

Diketahui pascapenetapan 41 anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka kasus suap pembahasan APBD Perubahan TA 2015 oleh KPK, anggota DPRD Kota Malang tersisa 4 orang. DPRD Kota Malang pun lumpuh total. Sejumlah agenda yang dijadwalkan terpaksa dibatalkan.

Dari 41 tersangka, 22 orang di antaranya baru ditetapkan atau bagian dari tahap ketiga. Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan sebelumnya mengatakan, KPK menemukan bukti permulaan yang cukup untuk melakukan penyidikan terhadap 22 anggota DPRD Kota Malang Periode 2014-2019 sebagai tersangka.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tinggalkan Demokrat, Soekarwo Jadi Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar

57 tahun lalu

Datangi TKP, Wantimpres Soekarwo Bantu Investigasi Tragedi Kanjuruhan

57 tahun lalu

Gubernur Jawa Timur dari Masa ke Masa, Ada yang Populer sebagai Penyanyi dan Pencipta Lagu

57 tahun lalu

Dilantik Presiden Jokowi, Azwar Anas Resmi Jadi Menpan RB

57 tahun lalu

Istana Buka Suara soal Belum Pilih Pengganti Menpan-RB Tjahjo Kumolo, Begini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal