Autopsi Korban Tragedi Kanjuruhan, Dokter Forensik: Terlalu Lama Bisa Pengaruhi Hasil

Avirista Midaada
Devi Athok memandangi dua anak perempuannya yang menjadi korban tragedi Kanjuruhan. (Foto: Avirista Midaada)

Guna memastikan penyebab kematian korban tragedi Kanjuruhan Malang, Eriko menyebut biasanya tim dokter forensik terlebih dahulu meminta informasi kasus awalnya, berapa korbannya, modusnya seperti apa, dan apa yang dialami para korban yang akan diautopsi sebelum meninggal dunia.

"Kenapa kita harus dapatkan informasi itu, supaya kita bisa secara propert menetapkan jumlah kru yang akan berangkat. Kemudian sarana prasarana apa saja yang kita siapkan. Kemudian kita juga harus mendapatkan informasi kira-kira medan yang akan kita tempuh seperti apa, sehingga nanti kita bisa memperkirakan juga dari sisi transportasi, dan akomodasi," tuturnya. 

Diketahui, Devi Athok Yulfitri (43) ayah dari dua orang korban tragedi berinisial NDR (16) dan NDA (14) mengajukan autopsi guna memastikan penyebab pasti kedua korban tragedi Kanjuruhan ini. Sedianya autopsi diajukan pertengahan Oktober 2022 lalu, tetapi pada 20 Oktober 2022 lalu proses autopsi dinyatakan ditunda dikarenakan ayah korban akan berdiskusi kembali dengan keluarga.

Proses autopsi akhirnya kembali diajukan setelah Devi Athok didampingi Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) memberikan pendampingan dan pengamanan, agar tak lagi mendapat intimidasi dari pihak-pihak lainnya.

Tim kuasa hukum Devi Athok menyebut proses autopsi rencananya bakal dilakukan pada Sabtu 5 November 2022 mendatang di makam kedua korban di daerah Wajak, Kabupaten Malang.

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geger! Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Jombang, Luka Sayat di Leher dan Pipi

57 tahun lalu

Diduga Tewas Dibunuh, Makam Kades di Lampung Selatan Dibongkar untuk Autopsi

57 tahun lalu

Polisi Autopsi Jenazah 4 Orang Tewas Dalam Mobil di Tol Pejagan-Pemalang, Ini Hasilnya

57 tahun lalu

Geger Jasad Turis Australia Tewas di Bali Tanpa Jantung, Picu Kemarahan Keluarga

57 tahun lalu

Polisi Autopsi Jenazah Pasutri yang Tewas Misterius di Tumpukan Batu Pemalang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal