Saat ini Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 masih melakukan tracing untuk mengetahui dari mana mereka bisa tertular Covid-19. "Riwayatnya belum diketahui, masih akan dilakukan tracing, "kata Krisna Yekti.
Untuk instansi tempat ASN bekerja, Tim Gugus Tugas merekomendasikan penutupan sementara selama 14 hari. Tekhnis penutupan mengacu protokoler kesehatan, yakni dihitung dari kontak terakhir dengan pasien.
Krisna Yekti juga mengatakan, selain sembilan ASN yang hasil tes swabnya positif, ada empat ASN lain yang hasil rapid test-nya reaktif. "Namun hasil swab (4 PNS lain) itu alhamdulillah negatif," ujar Krisna.
Dia menambahkan, saat ini jumlah total ASN di Kabupaten Blitar yang terkonfirmasi Covid-19 menjadi sembilan orang. Perinciannya, 4 ASN sembuh; 1 orang meninggal dunia; dan 4 masih menjalani perawatan.
Sementara dengan tambahan pasien positif baru ini, jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Blitar pada 29 Juni 2020 meningkat menjadi 31 kasus. Perinciannya, 17 orang sembuh; 9 orang dirawat; dan 5 orang meninggal dunia.
Jumlah Pasien dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 64 orang, dengan perincian, 37 orang diizinkan pulang, 6 dirawat dan 21 meninggal dunia. Sementara jumlah Orang dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 1.009. Jumlah ini terdiri atas, 35 orang dalam pemantauan, 6 dalam perawatan, 943 selesai dipantau 14 hari, dan 25 meninggal dunia.