Asal Usul Reog Ponorogo, Ternyata dari Ajaran Walisongo yang Penuh Makna

Kastolani Marzuki
Reog Ponorogo yang memiliki makna dan filosofi mendalam ternyata berasal dari ajaran Walisongo. (Foto: SINDOnews)

JAKARTA, iNews.id - Reog Ponorogo merupakan kesenian khas Jawa Timur yang sudah mendunia. Kesenian tersebut bahkan sempat diklaim negeri jiran Malaysia. 

Reog Ponorogo memang identik dengan nuansa mistis dan magis. Hal ini karena sang pemain mampu memanggul topeng kepala singa yang beratnya mencapai 50-60 kg. 

Namun, kesenian Reog Ponorogo ternyata memiliki nilai filosofi tinggi. Kesenian itu konon diajarkan salah satu adik Raden Patah (Walisongo) yang biasa disapa Betoro Katong.

Dikutip dari mediasantrinu, KH Husein Ilyas Mojokerto dalam ceramahnya mengenai Wilayah di Tanah Jawa yang Belum Bisa Dimasuki Ajaran Islam menjelaskan, Walisongo yang begitu besar memperjuangkan agama Islam terlebih di Tanah Jawa, belum bisa memasuki ajaran Islam di wilayah Ponorogo yang berada di sisi timur Gunung Lawu.

Kenapa walisongo belum bisa memasukkan didikan agama Islam kewilayah Ponorogo? Karena situasi dan kondisi pada saat itu belum saatnya untuk memasukkan ajaran agama Islam.  

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penggeledahan KPK di Kantor Kontraktor Monumen Reog Ponorogo Berlangsung 9 Jam

57 tahun lalu

KPK Geledah Kantor Kontraktor Monumen Reog Ponorogo, Dokumen dan HP Direksi Disita

57 tahun lalu

KPK Geledah Kantor PT Widya Satria Kontraktor Monumen Reog Ponorogo di Surabaya  

57 tahun lalu

Heboh! Juara Dunia Biliar Florian Kohler Naik Kepala Reog Ponorogo di Batu

57 tahun lalu

Bupati Wonosobo Ungkap Filosofi di Balik Patung Biawak yang Viral dan Ikonik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal