Arti Arah Mata Angin dalam Bahasa Jawa, Pahami Makna dan Filosofinya Agar Tak Tersesat 

Annisa Puspa Kirana
Ilustrasi arah mata angin dalam bahasa Jawa. (Foto: kawruhbasa).

Filosofi Arti Arah Mata Angin dalam Budaya Jawa

Arah mata angin disebut dengan kiblat papat lima pancer atau empat sudut dengan satu di pusat sebagai yang ke lima. Dimulai dari wetan atau timur yang berarti kawitan atau permulaan yang disimbolkan dengan kawah atau saudara kandung. 

Selanjutnya yaitu kidul atau selatan yang disimbolkan dengan darah. Kulon atau barat disimbolkan dengan plasenta dan lor atau utara disimbolkan dengan ari-ari. 

Dalam kebudayaan Jawa, arah mata angin melekat erat dalam pandangan dunia, spiritualitas dan kehidupan sehari-hari. Memahami simbolisme arah mata angin dalam konteks kebudayaan ini memberikan wawasan yang lebih dalam tentang bagaimana manusia terhubung dengan alam, spiritualitas dan makna kehidupan.

Itulah penjelasan mengenai arti arah mata angin dalam bahasa Jawa. 

Editor : Ihya Ulumuddin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Contoh Teks MC Pernikahan Islami Bahasa Jawa, Singkat dan Elegan

57 tahun lalu

Bupati Wonosobo Ungkap Filosofi di Balik Patung Biawak yang Viral dan Ikonik

57 tahun lalu

7 Contoh Pidato Perpisahan Kelas 6 Bahasa Jawa, Berkesan!

57 tahun lalu

Khutbah Jumat Bahasa Jawa Akhir Ramadhan, Bisa Jadi Referensi!

57 tahun lalu

5 Kultum Bahasa Jawa tentang Bersyukur, Menarik dan Penuh Inspirasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal