Aplikasi Milik BPBD Madiun Senilai Ratusan Juta Rupiah Tak Bisa Dioperasikan

Arif Wahyu Efendi
Tangkapan layar aplikasi milik BPBD Kabupaten Madiun, RKT BPBD Kab. Madiun (Pelapor), yang tidak bisa dioperasikan. (Foto: Istimewa)

Dia pun menjelaskan panjang lebar alasan perubahan nama aplikasi. 

"Di-takedown di-upload hasil update-nya secara manual. Tidak berkenan menggunakan nama zero risk. Nol risiko. Katanya mendahului Yang Kuasa," kata dia.

Rafif mengatakan, aplikasi yang dibuat dengan nilai kontrak sekitar Rp349 juta itu telah didaftarkan ke Play Store. Hanya saja, saat ini sedang di-takedown dan di-update dengan penyesuaian source. 

Tak hanya itu, aplikasi tersebut juga tengah ditingkatkan fitur dan spesifikasinya.

Meski demikian, Rafif mengakui hingga saat ini aplikasi MIB belum muncul di Play Store. Padahal paket pekerjaan telah selesai dan terbayarkan dengan anggaran baru dari APBD 2022 senilai Rp75.555.000. 

Dia berdalih kontrak pekerjaan dengan BPBD Kabupaten Madiun tidak sampai proses perilisan melalui Play Store meskipun pihaknya akan mengusahakan.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Program Cek Kesehatan Gratis Hari Pertama di Medan, Warga Keluhkan Antrean dan Ruangan Panas

57 tahun lalu

Terungkap Pria Bunuh Teman Kencan di Hotel Semarang Dipicu Saling Komplain Tubuh Gemuk

57 tahun lalu

Pemprov Sultra Luncurkan Aplikasi Qurban, Ini Link Tautannya

57 tahun lalu

Anaknya Dibunuh, Keluarga Eks Casis Bintara Juga Ditipu Oknum Pomal Lanal Nias Hampir Rp242 Juta

57 tahun lalu

Viral Pria Telanjang Dada Pamer Uang Ratusan Juta Rupiah di Tengah Jalan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal