SURABAYA, iNews.id – Anggaran Pimilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya 2020, baru cair sebesar Rp41 miliar dari kebutuhan Rp100 miliar. Padahal, tahapan pesta demokrasi tersebut sudah dimulai.
Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur, pemerintah kota (Pemkot) Surabaya baru mencairkan 41 persen kebutuhan anggaran pilwali. Padahal, sesuai Peraturan Dalam Negeri (Permendagri), seluruh kebutuhan anggaran harus sudah cair.
Ketua KPU Jatim Choirul Anam mengatakan, dari 19 kabupaten/kota di Jatim yang menyelenggarakan pilkada, hanya Surabaya yang terlambat. Karena itu, dia berharap sisa anggaran tersebut segera dicairkan
“Untuk 18 kabupaten/kota sudah 100 persen. Satu-satunya daerah yang belum 100 persen tinggal Kota Surabaya. Sampai sekarang baru 41 persen,” katanya, Kamis (6/8/2020).
Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kota Surabaya Naafilah Astri membenarkan fakta tersebut. Karena itu, pihaknya khawatir, tahapan Pilwali Kota Surabaya yang sudah berjalan menjadi terganggu.