Aksi Heroik Gajah Mada dan Pasukan Bhayangkara Gagalkan Pembunuhan Raja Majapahit

Avirista Midaada
Ilustrasi mahapatih Gajah Mada. (Foto : ist)

Bahkan Ra Kuti menawarkan balas jasa berupa penghargaan dan pangkat bila nantinya berhasil menjadi raja. Setelah merasa kuat dan sudah waktunya, Ra Kuti dan pasukannya melakukan gerakan menyerbu istana. Pemberontakan Ra Kuti terjadi pada 1241 saka atau 1319 Masehi. Pada penyerangan ke istana, senopati perang yang sedang tidur pulas banyak yang menjadi korban keganasan pedang Ra Kuti dan komplotannya. 

Namun niat Ra Kuti membunuh Jayanagara tidak terlaksana. Sebabnya sangat raja yang sedang tidur pulas ternyata gagal dibunuh. Aksi kesigapan pasukan Bhayangkara yang mengawalnya, menjadikan Jayanagara dibawa lari sambil mengungsi oleh seorang Bekel Bhayangkara bernama Gajah Mada

Kala itu Gajah Mada menjadi komandan pasukan khusus Bhayangkara yang terdiri atas 15 prajurit pengawal khusus raja yang masih setia. Pasukan Bhayangkara ini bukanlah pasukan sembarangan, mereka merupakan penjaga keamanan raja yang terdiri atas orang-orang sakti dan setia yang dipilih. 

Para pengiring raja itu terdiri atas pengawal dan pelayan tersebut kemudian disebut pengalasan. Konon selama dalam pelarian di Desa Bedander itulah Gajah Mada terpaksa membunuh seorang abdi pangalasan yang juga anggota pasukan Bhayangkara yang minta izin paksa untuk pulang ke Kotaraja Majapahit.

Gajah Mada yang tak mengizinkannya, tetap dipaksanya untuk bisa meninggalkan Bedander. Alhasil Gajah Mada yang melihat gelagat aneh, terpaksa membunuh pasukannya dengan menusukkan kerisnya. Tindakan yang diambil Gajah Mada jelas agar tidak ada yang tahu kemana Raja Majapahit ini mengungsi.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mayat Terikat Ditemukan dalam Rumah Kosong di Jember, Pelaku Ditangkap Kurang dari 8 Jam

57 tahun lalu

Misteri Pembunuhan Janda di Jeneponto Terungkap, Pelaku Ditangkap usai Setahun Buron

57 tahun lalu

Terungkap Motif Menantu Tega Racuni Mertua dengan Sate Ayam di Boyolali

57 tahun lalu

Driver Taksi Online Tewas Bersimbah Darah di Maros, Diduga Korban Pembunuhan

57 tahun lalu

Gara-Gara Kandang Ayam, Pria di Bangkalan Tewas Dibacok Adik Ipar dengan Celurit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal