"Sekarang ini memang lagi memerangi balon udara mas. Puncaknya biasanya pas lebaran ketupat nanti. Segala upaya kami lakukan, mulai mitigasi lokasi kerawanan, sosialisasi hingga pemasangan spanduk. Berkat kerja sama dengan aparat dan patroli gerebek balon udara, alhamdulilah sampai saat ini belum menyebabkan gangguan karena langsung ditindak lanjuti," kata Ardi.
Sementara itu, Kapolres Madiun AKBP Edwwi Kurniyanto tak henti mengimbau masyarakat untuk tidak menerbangkan balon udara. Bukan hanya membahayakan penerbangan pesawat, namun juga membahayakan siapa saja saat balonnya jatuh.
Eddwi mengaku, jajaranya sudah melakukan pengecekan di lapangan dan memastikan balon balon udara tersebut bukan berasal dari Madiun.
"Jajaran di lapangan sudah melakukan pengecekan. Tidak ada warga Madiun yang menerbangkan balon udara. Itu dari daerah lain. Ya masyarakat janganlah menjadikan balon udara sebagai tradisim karena ini berbahaya. Bayangkan bagaimana jika jatuh di rumah warga, jalan raya apa yang akan terjadi," katanya.