Ajaran Berlindung dari Kiamat di Malang, 500 Orang Jadi Pengikutnya

Ahmad Subekhi
Sindonews
Ajaran kiamat sudah dekat oleh Katimun di Pesantren Jamiyah Ahlith Thoriqoh Akmaliyah Ash Sholahiyah di Watubonang, Ponorogo Jawa Timur. (Foto: iNews/Ahmad Subekhi).

PONOROGO, iNews.id - Sekitar 500 orang warga asal Kabupaten Ponorogo dan Wonogiri, Jawa Timur (Jatim) diduga menjadi korban ajaran seorang warga yang dikenal Katimun. Prinsip ajarannya, "Mulyo Sugih Ampuh asal Sendiko Dawuh" (Menjadi terhormat kaya hebat jika patuh pada perintah).

Wakil Rektor Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo, Asfin Abdurrahman mengatakan, paham inilah yang membuat para pengikutnya rela menjalankan apa yang diperintahkan Katimun.

"Kepatuhan para pengikut ini terjadi karena pemahaman agama yang sepotong-potong. Apapun perintah guru atau pimpinan dilakukan, meski tidak rasional," kata dia kepada wartawan, Jumat (15/3/2019).

Katimun merupakan seorang pengajar di Pesantren Jam’iyah Ahlith Thoriqoh Akmaliyah Ash Sholahiyah di Kecamatan Watubonang, Kabupaten Ponorogo. Dia kerap menggelar pengajian dan ceramah, bahkan pengikutnya diajarkan zikir serta kesiapan dalam menghadapi kiamat.

Di antaranya, warga diminta untuk hijrah atau eksodus ke Kabupaten Malang. Lalu, mereka harus memasang foto gurunya (Katimun) di rumah mereka agar lebih tahan gempa, serta menjual semua aset, harta benda dan ternak untuk biaya hidup selama eksodus ke daerah tersebut.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Duka Kloter 12 Malang, 2 Jemaah Haji Meninggal Dunia di Pesawat dan Bus

57 tahun lalu

Penggeledahan Kantor Dinkes Ponorogo Berlangsung 8 Jam, Sejumlah Dokumen Disita

57 tahun lalu

Dikawal Ketat Polisi, KPK Geledah Dinkes Ponorogo Pengembangan Kasus OTT Mantan Bupati

57 tahun lalu

Detik-Detik Mengerikan Balita di Ponorogo Terseret Banjir 100 Meter, Ibu Histeris

57 tahun lalu

Balita Terseret Banjir di Ponorogo Ditemukan, Kondisi Mengenaskan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal