Selain kerusakan bangunan, peristiwa itu juga mengakibatkan jaringan pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) terputus, jaringan PLN dan Telkom terputus dan arus lalu lintas mengalami kemacetan di sekitar lokasi.
Saat ini, tim gabungan dari Pemkab Jember, BPBD Jember, TNI, Polri, Dinas PU Binamarga dan SDA, Dinas PU Ciptakarya, PDAM, PLN, Dishub Jember, Pemerintah Kecamatan Kaliwates, Basarnas Pos SAR Jember, Tagana Dinsos Jember dan warga bersama-sama melakukan pembersihan material dan puing ruko yang menutupi aliran sungai.
“Selain itu, upaya lanjutan untuk memperbaiki dinding penahan sungai juga dalam pengembangan tim,” kata Agus.
BNPB juga berharap agar warga yang tinggal di pinggiran sungai lebih waspada dan berhati-hati. Debit air dapat kembali meningkat sewaktu-waktu yang dipicu oleh faktor cuaca di wilayah Jember dan sekitarnya.