Saat melaju di jalanan menurun dan menikung, bus hilang kendali hingga menghantam bagian belakang satu truk engkel dengan Nopol AG 8232 YK. Truk bermuatan air mineral galon yang dikemudikan oleh Arif Dwi Efendi (36) warga Raya Klampok RT 3 RW 6 Desa Klampok, itu pun terseret oleh bus.
Bus menyeret truk, kemudian menabrak empat rumah milik di kanan jalan dari arah datangnya bus. Setelah menabrak rumah, kedua kendaraan itu juga menghantam motor yang dikendarai warga sekitar bernama Agus Efendi (31) saat membonceng istri dan anaknya yang masih balita.
"Usai nabrak truk, rumah, dan motor itu bus terus melaju sampai baru berhenti nabrak truk air mineral itu. Baru berhenti nabrak pelang nama tembok Balai Desa Klampok ini," ucap Wirianto, seorang saksi mata.
Detik-detik bus nahas itu meluncur kencang diceritakan oleh Nabila, pemilik usaha salon di rumah milik Suwantah yang rusak diterjang bus. Nabila yang saat itu sedang berada di lantai dua bangunan salon, kaget berteriak dan lari menyelamatkan diri.
"Bus itu dari atas, nggak ada bunyi klakson, jadi bus itu langsung meluncur kencang saja. Nabrak depan salon, saya di lantai dua lari karena takut nabrak rumah kan," ujar Nabila, pemilik salon Nabila Beauty Salon.