Di Kabupaten Magetan, banjir masih terpantau di Desa Jajar dan Ngeleng, Kecamatan Kertoharjo dengan ketinggian berkisar antara 42 cm hingga 97 cm. Kondisi itu memaksan 84 jiwa mengungsi ke tempat yang lebih aman. “TRC BPBD Magetan sudah melakukan pendampingan warga di area terdampak banjir,” ucapnya.
Banjir juga masih merendam tiga desa di Kabupaten Sidoarjo, yakni Desa Pesawahan, Candipari dan Wunut. Genangan air tertinggi mencapai 5-20 cm. BPBD Kabupaten Sidoarjo sudah mendistribusikan bantuan sembako sebanyak 250 paket di Balai Desa Pesawahan Kecamatan Porong.
Di Kabupaten Bojonegoro, kata Sutopo, banjir terus meluas hingga kea rah kota. Genangan air juga cenderung stabil mencapai 70 cm. Sedangkan banjir di Kabupaten Kediri masih merendam empat desa di dua kecamatan. Yakni, Desa Kesamben Wetan, Kecamatan Driyorejo dengan ketinggian air 15 cm, serta Desa Bangeran, Gedong dan Bulangan Kecamatan Dukun dengan genangan tertinggi 25-30 cm.
“Di Ponorogo, rata-rata genangan air tertinggi 30 cm dengan tren turun. BPBD melakukan pendampingan di area terdampak,” ucapnya.
Sementara banjir di Kabupaten Lamongan masih menggenangi perumahan warga di Dusun Sawo Desa Jangkungsumo, Kecamatan Maduran dengan ketinggian air mencapai 50 cm. Di Kabupaten Tulungagung, banjir merendam Desa Demuk, Kecamatan Pucanglaban dan Desa Waung, Kecamatan Boyolangu dengan ketinggian air 30 cm. “Plt Bupati Tulungagung, Muspida, Kalaksa BPBD beserta Tim BPBD mengunjungi korban terdampak banjir,” katanya.