5 Upacara Adat Jawa Timur, Cocok Jadi Destinasi Wisata Budaya

Inas Rifqia Lainufar
Upacara adat Jawa Timur. Keduk Beji (Foto: Kemendikbud)

Tak hanya itu, terdapat pula sesi penyelaman ke pusat sumber air untuk mengganti air kendi dalam goa agar tetap bersih. Namun perlu diketahui bahwa Keduk Beji hanya boleh dilakukan oleh para lelaki. 

Pembersihan Sendang Beji tetap dilaksanakan karena masyarakat setempat menganggapnya sebagai tempat yang sakral. Airnya juga dimanfaatkan untuk mengairi lahan pertanian di desa tersebut.

2.Yadnya Kasada

Yadnya Kasada merupakan upacara adat yang dilakukan oleh suku Tengger yang mendiami sekitar gunung Bromo. Upacara ini diselenggarakan dengan membuat tumpeng dan membawa hasil bumi lainnya ke puncak gunung Bromo.

Nama Kasada sendiri diambil dari bulan Kasada hari ke-14 menurut penanggalan Jawa yang menjadi waktu berlangsungnya upacara adat tersebut. Tujuan dilaksanakannya Yadnya Kasada adalah sebagai sarana mengucap rasa syukur kepada Tuhan atas segala nikmat yang diterima.

Karena keunikannya tersebut, Yadnya Kasada biasanya menjadi tujuan wisata bagi para turis lokal maupun mancanegara. Tak heran apabila penyelenggaraan upacara adat ini juga dibantu oleh Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Melihat Lebih Dekat Kemegahan Masjid Salman Al Farisi di Malang, Berdesain Mirip Taj Mahal

57 tahun lalu

Mengenal Upacara Tingkeban, Perayaan Adat Jawa 7 Bulanan Bayi dalam Kandungan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal