Terkait perkembangan kasus Covid-19 di Jatim, Khofifah menyampaikan, sampai dengan hari ini Rabu (1/4/2020) hingga pukul 16.00 WIB terdapat sebanyak 103 orang positif Covid-19 atau bertambah 10 orang dibandingkan hari sebelumnya yaitu 93 orang.
Sebaran tambahan 10 kasus pasien positif covid-19 ini yaitu 4 orang dari Kabupaten Nganjuk, tiga orang dari Kota Surabaya, satu orang dari Kabupaten Sidoarjo, satu orang dari Kota Malang, dan satu orang dari Kabupaten Situbondo.
Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) menjadi sebanyak 7.328 orang meningkat dari hari sebelumnya 6.565 orang. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) menjadi 536 orang meningkat dari hari sebelumnya yaitu 420 orang. Untuk kasus yang meninggal menjadi sembilan orang atau bertambah satu orang dari hari sebelumnya.
"Tambaha kasus Covid-19 ODP maupun PDP di Jatim ini menunjukkan bahwa tim tracing telah cukup detail dalam mengelompokkan baik ODP maupun PDP," katanya.
Sedangkan, adanya data yang terus meningkat untuk PDP, kata Khofifah, merupakan data kumulatif sejak 18 Maret. Dari 536 kasus kumulatif PDP tersebut diketahui ada yang dinyatakan positif, ada yang meninggal, dan ada yang sudah selesai dalam pengawasan. Sehingga total PDP sebenarnya menjadi 353 kasus.
Demikian pula untuk ODP, dari 7.328 total kasus kumulatif sampai dengan hari ini terdapat orang yang selesai dalam pemantauan, sehingga, total ODP menjadi 5.919. Data ini menunjukkan, posisi dari layanan medik yang diberikan pada masyarakat serta, efektifnya upaya isolasi mandiri yang dilakukan oleh ODP.
"Saya ingin mengclearkan bahwa data-data yang kita sajikan ini adalah kasus kumulatif sejak 18 maret. Baik untuk kasus pasien positif Covid-19, ODP, maupun PDP," kata gubernur perempuan pertama di Jatim ini.