JAKARTA, iNews.id - Kaum Muslim diperintahkan untuk banyak membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Selain sebagai refleksi atas kecintaan terhadap Rasulullah SAW, membaca shawalat juga memohon keberkahan dan ampunan serta mengharap syafaat di hari akhir nanti.
Allah SWT berfirman:
اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا
Artinya: "Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya". (QS: Al Ahzab:56)
Dalam Tafsir Ibnu Katsir disebutkan berkaitan dengan ayat tersebut, Imam Bukhari mengatakan yang dimaksud dengan shalawat dari Allah ialah pujian-Nya kepada Nabi Saw di kalangan para malaikat, dan salawat dari para malaikat ialah doa mereka untuknya.
Mengenai tata cara bersalawat untuk Nabi SAW, Imam Bukhari di dalam tafsir ayat ini mengatakan, dari Kab ibnu Ujrah yang menceritakan bahwa pernah ditanyakan kepada Rasulullah, "Wahai Rasulullah, adapun cara mengucapkan salam penghormatan kepadamu kami sudah mengetahuinya. Maka bagaimanakah cara bersalawat untukmu?" Rasulullah Saw. menjawab: Ucapkanlah, Ya Allah, limpahkanlah salawat kepada Muhammad dan keluarganya, sebagaimana telah Engkau limpahkan salawat kepada keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Mahaterpuji lagi Mahaagung.