42.324 Kendaraan Pelat Merah di Jatim Nunggak Pajak

Ihya Ulumuddin
Komisi C DPRD Jatim mendengarkan paparan tentang perolehan pajak kendaraan bermotor di UPT Pengelolaan Pendapatan Daerah Mojokerto, Kamis (20/2/2020). (Foto: iNews.id/Ihya' Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id – Sebanyak 42.324 unit kendaraan pelat merah nunggak pajak. Terdiri atas kendaraan roda dua dan roda empat. Jumlah kendaraan ini tersebar di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Lama tunggakan pajak tersebut variatif, antara 1 hingga 3 tahun. Bahkan, kibat tunggakan ini, potensi pendapatan pajak sebesar 3,4 miliar tidak terserap.  

“Ada yang memang belum dibayar. Ada juga karena kendaraan rusak, dilelang maupun dihibahkan tapi tidak dilaporkan,” kata Kasubid Pajak Kendaraan Bermotor(PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor(BBNKB) Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jatim Aries Yudhanata, Kamis (20/2/2020).

Aries mengatakan, jumlah tunggakan pajak merata di 35 Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Jatim. Namun, yang paling tinggi adalah UPT Surabaya Selatan, dengan jumlah kendaraan 4.069 unit. Setelah itu, disusul UPT Surabaya Utara sebanyak 2.381 unit dan UPT Sidoarjo sebanyak 2.348 unit. Untuk UPT Mojokerto sebanyak 2.062 unit. Sedangkan UPT Bojonegoro 2.043 unit, dan UPT Pasuruan sebanyak 2.433 unit.

Aries menambahkan, faktor-faktor UPT ini dipengaruhi oleh lokasi instansi pemerintah. Misalnya Surabaya Selatan, banyak perkantoran pemerintah, baik dari Kabupaten/Kota, Provinsi, Pusat atau Vertikal. 

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Beredar Video Terakhir ASN Bangkalan sebelum Ditemukan Tewas, Bersama Pria Berkacamata

57 tahun lalu

Selidiki Kematian ASN dalam Mobil, Polisi Tunggu Hasil Labfor hingga Telusuri CCTV

57 tahun lalu

Misteri Kematian ASN dalam Mobil Dinas di Bandara Juanda, Keluarga Ungkap Fakta Baru

57 tahun lalu

Mayat ASN dalam Mobil Dinas di Bandara Juanda Ternyata Sekretaris Dinas PRKP Bangkalan

57 tahun lalu

Sidoarjo Geger! Mayat ASN Perempuan Ditemukan dalam Mobil Dinas Terparkir di Bandara Juanda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal