40 Hari Tragedi KRI Nanggala, TNI AL Bangun Monumen Kapal Selam dan Doa Bersama

Sony Hermawan
Lukman Hakim
Peletakan batu pertama pembangunan monumen kapal selam untuk mengenang gugurnya 53 kru KRI Nanggala-402.  (Foto: iNews/Sony)

Monumen tersebut rencananya dibuka untuk umum agar prajurit kapal selam yang gugur dapat terus dikenang. Dengan adanya monumen itu, KRI Nanggala-402 masih ada, layaknya tetap beroperasi di laut tanpa batas. 

"Ukuran monumen yang akan dibangun sama persis dengan bentuk KRI Nanggala-402. Nantinya, masyarakat bisa mengetahui sejarah KRI Nanggala-402, karena di sana juga ada Monumen Jalesveva Jayamahe. Sambil ke sana bisa menengok ke sini," kata Yudo.

Dengan lokasi yang berdekatan dengan pangkalan kapal selam lain, Yudo berharap bisa memberikan pengetahuan baru bagi masyarakat awam. Masyarakat pun bisa tahu bagian dalam dan ringkasan sejarahnya.

"Pembangunannya akan berlangsung selama tiga bulan. Kami berharap dengan adanya monumen itu bisa menjadi kenangan para prajurit setelah 40 tahun mengabdi," katanya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prajurit Marinir TNI AL asal Lampung Gugur saat Pendidikan Pasukan Elite Denjaka

57 tahun lalu

Tamtama TNI AL di Bangkalan Meninggal Tak Wajar, Keluarga Tolak Disebut Bunuh Diri

57 tahun lalu

Warga Surabaya Gelar Doa Bersama atas Gugurnya Ali Khamenei

57 tahun lalu

Prajurit Marinir asal Gorontalo Jadi Korban Longsor Bandung Barat, Serda Rein Pasau

57 tahun lalu

Santri dan Kader Ansor di Semarang Gelar Istigasah untuk Gus Yaqut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal