"KAI telah memberikan service recovery bagi pelanggan yang terdampak sesuai aturan yang berlaku. KAI juga memberikan kompensasi berupa pengembalian tiket hingga 100 persen di luar bea pesan dengan masa pembatalan maksimal 7 hari sejak jadwal keberangkatan KA. Khusus untuk pelanggan yang akan naik KA dari KAI Daop 7 Madiun menuju Stasiun Semarang Tawang, Stasiun Semarang Poncol, hingga Stasiun Tegal juga berhak mendapatkan pengembalian tiket 100 persen," paparnya.
Pihaknya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas gangguan perjalanan kereta api yang diakibatkan oleh bencana alam ini. KAI bersama seluruh stakeholder terus berupaya sebaik mungkin untuk dapat segera menormalkan jalur KA dan operasional kereta api.
"Kami berkomitmen untuk senantiasa mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan kereta api. KAI terus berupaya untuk mengurangi kelambatan yang terjadi sehingga perjalanan kereta api dapat kembali normal," katanya.
Saat ini, KAI tengah melakukan berbagai upaya untuk normalisasi jalur sehingga dapat dilalui kembali oleh perjalanan kereta api. KAI menerjunkan petugas jalan rel dan jembatan untuk memperbaiki jalur yang terendam, mengerahkan sarana penolong untuk mempercepat proses penanganan, dan mengoperasikan pompa-pompa air untuk mengurangi debit air yang ada di stasiun.
“Kami atas nama manajemen KAI mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan karena terganggunya perjalanan dan pelayanannya terganggu akibat banjir yang terjadi. Seluruh petugas sedang berupaya semaksimal mungkin agar dapat mengurangi keterlambatan perjalanan dan menormalisasi kembali perjalanan KA.” ujarnya.
Sebagai informasi banjir terjadi akibat curah hujan yang tinggi sejak Jumat (30/12/2022) hingga Sabtu di akhir tahun. Akibatnya sejumlah titik banjir terjadi di Kota Semarang, termasuk di jalur kereta api yang ada di Stasiun Tawang Semarang. Layanan penumpang pun dialihkan dari Stasiun Semarang Tawang ke Stasiun Semarang Poncol untuk karena air merendam jalur rel hingga setinggi 12 sentimeter.
Tak hanya itu banjir juga menggenangi ruas jalur kereta api antara Stasiun Semarang Tawang dan Alastua setinggi 12 sentimeter. Sementara di petak rel kereta api antara Kaliwungu hingga Kalibodri, Kabupaten Kendal, juga tergenang akibat luapan Sungai Waridin.