Proses evakuasi Hiu Paus di PLTU Paiton Probolinggo pada Kamis lalu dengan teknik kantong jaring. (Foto: Istimewa)
"Tentunya memastikan juga keselamatan personel yang melakukan evakuasi," ujar dia.
Evakuasi hiu paus yang dipimpin Komandan Kodim 0820/Probolinggo, Letkol Inf. Imam Wibowo. Prosesnya berlangsung selama empat hari sejak 16 September lalu, menggunakan teknik jaring kantong.
Kepala BPSPL Denpasar, Suko Wardono mengatakan, evakuasi diawali dengan memasukkan jaring kantong ke kanal inlet dengan mobile crane berkapasitas 30 ton. Namun, crane tidak kuat menahan jaring kantong yang terbawa arus.
"Kemudian dilakukan penggantian crane dengan kapasitas yang lebih besar yaitu 50 ton," ujar dia.
Sementara itu, tim sekoci berusaha menggiring hiu paus dengan menggunakan umpan menuju jaring kantong. Jaring kantong diturunkan dari sisi kiri kanal inlet dengan pertimbangan mobilitas dari mobile crane.
Setelah ikan masuk, bingkai besi dilepaskan dan jaring kantong diikat agar dapat ditarik oleh sea raider menuju mulut kanal inlet untuk dibebaskan ke laut lepas. Setelah itu, barulah ikan dilepas.