Sementara dua rekan lainnya berteriak meminta tolong. Warga berdatangan berusaha memberikan pertolongan. Namun, ketiga siswa SMP itu sudah telanjur hilang terseret derasnya arus Sungai Pucang.
“Mereka ada lima yang berenang dan dua orang selamat. Tadi warga sempat melihat kepala mereka muncul, pas warga nyelam mau menolong, enggak kelihatan lagi,” kata warga, Imron.
Sementara itu Tim Basarnas Surabaya baru bisa melakukan upaya pencarian Kamis (13/2/2020) besok pagi. Warga sekitar lokasi kejadian masih berharap mereka bisa menemukan ketiga anak remaja itu malam ini. Suasana di lokasi ketiga korban hilang juga masih ramai dengan warga.