Warga Korban Banjir di Grobogan: Kami Hanya Dapat Bantuan Sembako dan Mi Instan

Rustaman Nusantara
Nenek berusia 75 tahun warga Desa Lemahputih Kecamatan Brati, Grobogan, nekat hendak melintasi genangan banjir setinggi lebih dari satu meter. (Rustaman Nusantara)

Hingga saat ini ketinggian banjir terus bertambah. Beberapa ternak warga terjebak di dalam rumah dan ikut terendam banjir. Warga mengaku tidak berani mengevakuasi seluruh ternak karena takut jika terjadi patah kaki pada ternak jika nekat menerobos ketinggian banjir, karena tulang ternak tidak kuat menahan derasnya banjir.

“Agar ternak tidak sakit dan mati. warga terus membersihkan kandang dari sampah dan memberikan makanan di tengah genangan banjir,” ujar Damiri.

Warga mengaku belum mau untuk mengungsi dan memilih tidur di atas genangan banjir karena takut jika ternaknya hilang atau mati jika tidak dijaga. Selain merendam rumah, banjir juga merendam ribuan hektare tanaman padi yang baru tanam dan siap panen. Akibatnya banyak petani yang mengalami gagal panen.
 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Bulan Terendam Banjir, 1.400 Kepala Keluarga di Luwu Utara Terisolasi

57 tahun lalu

Truk Angkut Mi Instan Terbakar di Mojokerto, Diduga Korsleting Lampu

57 tahun lalu

Banjir Landa 3 Desa di Bandung, 75 Warga Mengungsi

57 tahun lalu

Antre Kupon Daging Kurban di Masjid Simpang Lima Purwodadi, Ribuan Warga Saling Dorong

57 tahun lalu

Kesal Banjir Terus Berulang, Warga Perumahan di Karawang Segel Kantor Developer

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal