Warga Banyumas Geruduk DPRD, Tuntut Penutupan Penambangan di Lereng Gunung Slamet

iNews
Warga Desa Baseh berdemonstrasi di kantor DPRD Banyumas, menuntut penutupan permanen penambangan di lereng Gunung Slamet, Selasa (9/12/2025) siang. (Foto: iNews). 

Koordinator aksi, Budi Ari Tartanto, menegaskan bahwa masyarakat tidak ingin menjadi korban bencana akibat kerusakan lingkungan.  

“Kita tidak mau mati konyol karena sudah banyak yang terjadi bahwa akibat tambang itu membuat bencana yang memakan korban jiwa. Kita sidah bulat apapun yang terjadi kita minta tambang tutup pemanen,” ujar Budi di lokasi.
 
Setelah berorasi hampir satu jam, perwakilan warga akhirnya diterima oleh sejumlah anggota dewan. Dalam pertemuan itu, mereka meminta DPRD Banyumas mendesak Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah untuk segera menutup permanen penambangan di Desa Baseh. 

Warga juga mengancam, jika tuntutan mereka tidak segera ditindaklanjuti, maka mereka akan menutup sendiri aktivitas penambangan di lereng Gunung Slamet.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lumpur Bercampur Batu Meluncur Deras, Rumah Warga di Flores Timur Rusak

57 tahun lalu

Penampakan Kayu Gelondongan Menumpuk di Permukiman Warga Pidie Jaya Terbawa Banjir Bandang

57 tahun lalu

2 Bulan Terendam Banjir, 1.400 Kepala Keluarga di Luwu Utara Terisolasi

57 tahun lalu

Demo di Kantor Bupati Karawang, Warga Tuntut Penutupan Permanen Lokasi Pesta Gay

57 tahun lalu

Banjir Landa 3 Desa di Bandung, 75 Warga Mengungsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal