Untuk pengamanan dan pengecekan di tempat penyimpanan, akan dilakukan patroli rutin dan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga.
"Ini untuk memastikan vaksin aman dan tidak ada orang yang akan melakukan sabotase dan pencurian, serta memastikan kestabilan kondisi vaksin tetap baik," ujarnya.
Sementara, Kepala DKK Salatiga Siti Zuraidah menuturkan bahwa semua Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) yang ada di Kota Salatiga meliputi 6 Rumah Sakit, 6 Puskesmas, dan 16 klinik telah mendaftarkan tenaga kesehatannya yang akan melakukan vaksinasi.
Adapun, sasaran vaksinasi Covid-19 sampai saat ini masih dalam proses updating di Pusat Satu Data KPCPEN (Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional) sehingga sewaktu-waktu dapat berubah.
Dia menyebutkan, data sementara sasaran vaksinasi Covid-19 adalah 2.825 tenaga kesehatan, 12.984 pelayan publik, 46.105 masyarakat rentan, 46.731 masyarakat umum, 24.786 masyarakat rentan lainnya sehingga total sebanyak 133.431 orang.
“Sesuai surat dari Kementerian Kesehatan Nomor SR.02.06/II/80/2021 tentang Distribusi Vaksin dan Rencana pelaksanaan Vaksinasi Covid-19, pelaksanaan vaksinasi di Kota Salatiga masuk dalam jadwal Tahap 1 Termin 2 yaitu di bulan Februari 2021. Jumlah sasaran dan waktu pelaksanaan dapat berubah setiap saat sesuai ketentuan dari pusat,” ujarnya.