Viral! Santunan Kematian Warga Dipotong Rp300.000, Ini Penjelasan Sekdes di Pati

iNews
Dugaan pemotongan dana santunan kematian bagi warga miskin kembali mencuat di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. (Foto: iNews).

PATI, iNews.id - Dugaan pemotongan dana santunan kematian bagi warga miskin kembali mencuat di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Kasus ini menjadi perhatian publik setelah video pengakuan seorang penerima bantuan viral di media sosial.

Korban bernama Subari, warga Desa Trangkil, Kecamatan Trangkil, mengaku hanya menerima Rp700.000 dari total santunan kematian sebesar Rp1 juta yang dicairkan pada Mei lalu. Dia menduga uang sebesar Rp300.000 dipotong oleh oknum perangkat desa.

Berdasarkan pengakuannya, pencairan bantuan dilakukan bersama belasan warga lainnya di Dinas Sosial dan salah satu bank daerah. Setelah dana dicairkan, mereka diminta menyerahkan sebagian uang kepada oknum perangkat desa dengan alasan untuk biaya administrasi dan transportasi.

Subari yang bekerja sebagai buruh harian mengaku tidak berani memprotes karena takut dan bingung harus mengadu kepada siapa. Dia berharap praktik serupa tidak lagi terjadi terhadap warga yang sedang mengalami musibah.

"Pengakuannya buat uang administrasi apa, saya juga tidak tahu detail. Harapannya tidak ada (potongan) begitu terus," kata Subari.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
22 hari lalu

Balita Tewas usai Jatuh ke Lubang Proyek di Tebet, Pemkot Jaksel Beri Santunan ke Keluarga Korban

5 hari lalu

Viral Penjual Lontong Sayur di Pati Ditagih Pajak Rp840.000, Begini Respons Pemkab

1 bulan lalu

Pemuda di Pati Nekat Bakar Rumah Orang Tua gegara Tak Diberi Uang Merantau

1 bulan lalu

Kronologi Rumah 2 Lantai di Pati Dirobohkan, Berawal dari Sengketa Harta Gono-Gini

1 bulan lalu

Pati Geger! Rumah 2 Lantai Dirobohkan gegara Sengketa Gono-Gini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal