“Saya tidak pernah mencari nama agar viral atau bagaimana. Tujuan saya untuk memberikan semangat kepada kepala Dinas PUPR agar terus bekerja lebih baik. Saya ini tidak ngerti instagram, youtube atau twitter. Hp saya juga jadul yang harganya cuma Rp350.000,” ujarnya.
Budhi juga mengaku hingga kini belum mendapat teguran dari atasannya. Sebaliknya, dia banyak mendapat apresiasi dari masyarakat.
“Kami sekarang sedang bersilaturahim di pesantren. Sejauh ini tidak ada yang negur, malah banyak yang mengapresiasi saya tiduran di jalan. Mereka Tanya tujuan saya apa tiduran di jalan. Saya jawab tidak ada tujuan lain, saya ingin mengabdi ke rakyat. Demi Allah itu spontanitas,” katanya.
Menurut Budhi, saat pose di tengah jalan kondisi saat itu sepi dari kendharaan, sehingga tidak mengganggu masyarakat atau pengguna jalan lain. “Saya kebetulan pada waktu tiduran mau difoto tidak ada mobil. Itu mobil masyarakat tersebut berhenti sendiri. Tidak mengganggu pengguna jalan,” ujarnya.
Terkait tudingan miring dari sejumlah masyarakat soal foto dirinya, Budhi mengatakan, tidak jadi soal kalau ada yang menganggap negatif. “Namanya juga hidup, pasti tidak semuanya senang dengan apa yang dilakukan seseorang. Saya sih biasa saja,” ucapnya.
Hingga kini, pose viral Bupati Banjarnegara itu sudah disukai 800 kali. Budhi Sarwono yang sudah tiga tahun menjabat ini memang menitikberatkan pada program infrastruktur terutama jalan.