Dia mengaku kerap digodain pelanggan, baru mulai meminta nomor WhatsApp hingga diajak kenalan. Tapi, Melani bersyukur tidak pernah menemukan pelanggan yang nakal.
"Sering digodain. Tapi enggak ada yang iseng," ucapnya.
Melani menyebutkan dalam satu hari bisa menghabiskan tiga toples dawet ireng atau 150 porsi es. Setiap harinya kedainya buka 09.00 pagi sampai dengan 17.00.
Salah satu pelanggan Melani, Budi mengatakan kagum. Dia melihat, Melani sosok yang mandiri karena tidak malu berjualan dawet di saat teman seusianya lebih banyak jalan-jalan.
"Saya salut sama mbaknya karena dia mau berjualan di pinggir jalan dengan halal," kata Budi.