Viral Embun Upas Menempel Tanaman Kubis di Dieng, Ini Penjelasan Stasiun Meteorologi Semarang

Ahmad Antoni
Viral Embun Upas Menempel Tanaman Kubis di Dieng, Ini Penjelasan Stasiun Meteorologi Semarang

SEMARANG, iNews.id Fenomena es melekat pada tanaman kubis di Dataran Tinggi Diengviral di media sosial. Video adanya embun upas pada kubis itu diunggah lewat akun Twitter @pendakilawas

Stasiun MeteorologiAhmad Yani Semarang menjelaskan bahwa secara meteorologi, fenomena tersebut dikenal sebagai frost atau embun beku. Berbeda dengan salju yang terbentuk sebagai partikel presipatasi di atmosfer, embun beku merupakan fenomena munculnya butiran es di permukaan. Alih-alih embun beku, masyarakat lebih mengenal fenomena tersebut sebagai embun upas. 

“Secara klimatologis, tekanan udara pada periode Juni-Juli-Agustus (JJA) lebih tinggi di Benua Australia (tekanan tinggi) dibandingkan Benua Asia (tekanan rendah). Angin yang berhembus dari Australia menuju Asia melewati Indonesia umumnya menandai dimulainya periode musim kemarau seiring dengan aktifnya monsun Australia,” jelas Kepala Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Sutikno dalam siaran pers, Minggu (25/6).

Dia menjelaskan, pada musim kemarau, tutupan awan sangat minimum, sehingga tidak heran jika pada siang hari, matahari akan terasa sangat terik diiringi dengan peningkatan suhu udara. Hal tersebut karena tidak ada objek di langit yang menghalau sinar matahari, sehingga penyinaran matahari yang notabene merupakan gelombang pendek menjadi maksimum pada siang hari.

“ Sama halnya dengan siang hari, radiasi yang dipancarkan balik oleh permukaan bumi pada malam hari juga optimum karena langit bebas dari tutupan awan,” ujar Sutikno.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Video Pengeroyokan di Batam, 6 Pelaku Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Viral Siswi SMP di Makassar Dijambret hingga Terseret, Polisi Gerak Cepat Tangkap Pelaku

57 tahun lalu

Viral Pemuda Tewas Dikira Dibegal di Pantura Cirebon, Ternyata Korban Kecelakaan

57 tahun lalu

Live TikTok Pocong di Terowongan Kereta Api, 3 Pelajar di Sragen Ditangkap

57 tahun lalu

Lurah di Pangkep Digerebek di Penginapan Diduga Bersama Staf, Mengaku Urusan Pekerjaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal