Usai Tarawih, Santri di Kendal Bermain Api

Eddie Prayitno
Santri bermain api. (Foto: iNews/Eddie Prayitno)

KENDAL, iNews.id - Santri di Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah (Jateng) memanfaatkan waktu setelah salat tarawih dengan bermain api. Santri yang juga pesilat seni bela diri Silat Harimau Putih itu ternyata sudah bersahabat dengan benda-benda berbahaya.

Padepokan seni beladiri Silat Harimau Putih di Kampung Kapulisen, Desa Krajan Kulon, Kecamatan Kaliwungu, selama bulan puasa selalu berlatih sore menjelang buka puasa dan malam hari setelah tarawih. Silat Harimau Putih asli Kaliwungu itu, digemari santri karena gerakan dan tekniknya lebih mudah dipelajari.

Ketua Padepokan Harimau Putih yang juga pengasuh Pondok Pesantren Hidayatul Quran, Muhammad Tommy Fadlurohman mengatakan, selain silat tanpa alat, santri juga dilatih menggunakan sejumlah perlatan mulai golok, tongkat hingga ruyung atau double stick yang di ujungnya dibakar api.

“Santri sudah handal memainkan double stick api, sesekali mereka juga menyemburkan minyak tanah dari mulutnya yang diarahkan ke api. Tentu dibutuhkan teknik dan ketrampilan khusus untuk memainkannya,” kata Tommy, Selasa (5/6/2018).

Menurutnya, Silat Harimau Putih pertama dikembangkan almarhum Istihar. Awalnya hanya berkembang dikalangan santri, namun kini hampir di 50 sekolah di Kabupaten Kendal mempelajari Silat Harimau Putih.

“Silat Harimau Putih sangat mudah dipelajari, hingga cepat berkembang di masyarakat. Seorang pesilat bisa menggunakan double stick kurang dari sebulan bahkan jika dia giat berlatih satu minggu juga cukup,” ujarnya.

Dia menambahkan, jika ada masyarakat yang ingin bergabung atau belajar mengolah jiwa dan raga, bisa datang langsung ke padepokan Silat Harimau Putih di Jalan KH Asyari Nomor 3, Kranjankulon, Kaliwungu, Kendal. “Silahkan datang, untuk berlatih atau hanya sekedar bersilaturahmi,” katanya.

Editor : Muhammad Saiful Hadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran 3 Santri di Ponpes Lombok Tengah, 1 Korban Tewas

57 tahun lalu

Tak Bisa Berenang, Santri di Banjarnegara Hilang Terseret Arus Sungai Serayu

57 tahun lalu

Bidik Basis Santri Jawa Timur, Perindo Resmi Lantik Cak Jaz sebagai Ketua DPW

57 tahun lalu

Santri Ponpes di Pelalawan Kritis Dianiaya Kakak Kelas, Diduga Perkara Nonton Film di HP

57 tahun lalu

Razia Kejahatan Jalanan di Salatiga, Polisi Sita 49 Motor Knalpot Brong dan Tanpa STNK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal