Update Dampak Banjir di Semarang, BNPB: 134 Jiwa Mengungsi

Binti Mufarida
Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan 40.452 jiwa terdampak banjir di Semarang, Jawa Tengah, sejak Rabu (22/10/2025) pukul 14.30 WIB. (Foto: BNPB).

Selain itu, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) telah dilaksanakan sejak 25 Oktober dengan 27 sorti penerbangan, menyebar NaCl dan CaO, yang berhasil menurunkan curah hujan hingga 85% di wilayah Jawa Tengah.

Status tanggap darurat banjir berlaku mulai 23 Oktober hingga 5 November 2025 sesuai Keputusan Walikota Semarang No. 300.2/1010 Tahun 2025, dengan pembentukan Posko Komando Penanganan Bencana. 

Hingga Kamis (30/10/2025) cuaca cerah berawan, namun air belum surut sepenuhnya dan lalu lintas di beberapa titik masih tersendat.

BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang dapat memicu hujan lebat, banjir, angin kencang, serta kebakaran hutan atau lahan. Pantau informasi resmi dari BNPB, BPBD dan pemerintah daerah. 

"Untuk mencegah kebakaran hutan atau lahan, masyarakat diminta untuk tidak membakar lahan. Menjaga kebersihan saluran air juga penting untuk mencegah banjir," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Banjir di Semarang Belum Surut, BNPB Tambah Pesawat untuk Operasi Modifikasi Cuaca

57 tahun lalu

Wali Kota Semarang Tinjau Lokasi Banjir, Salurkan Bantuan dan Cek Kesehatan Warga

57 tahun lalu

2 Bulan Terendam Banjir, 1.400 Kepala Keluarga di Luwu Utara Terisolasi

57 tahun lalu

31 Rumah di Banjar Rusak Diterjang Angin Kencang, BNPB: Waspadai Cuaca Ekstrem

57 tahun lalu

Banjir Bandang Terjang 5 Desa di Gorontalo Utara, Tinggi Air Capai 2 Meter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal