Sementara itu, korban Suswoyo ditemukan Minggu pagi di pinggir sungai oleh warga setempat. Kemudian Joni Bin Duin ditemukan pada Minggu siang di bawah curug sungai di wilayah Sirampog.
Pascabanjir bandang, warga bergotong royong bersama petugas gabungan dari BPBD, Polri dan TNI membersihkan lumpur yang menutupi rumah, jalan, hingga fasilitas umum. Fokus utama pembersihan diarahkan ke masjid, sekolah, kantor pemerintahan, serta jalan utama yang terdampak lumpur tebal.
“Fasilitas umum seperti masjid, sekolah, dan jalan-jalan umum diprioritaskan karena untuk dipakai warga,” ujar Camat Bumiayu, Cecep Aji Suganda.
Untuk mempercepat proses pembersihan, petugas menggunakan semprotan air guna mendorong lumpur yang menutupi permukaan jalan dan bangunan publik. Diharapkan, aktivitas masyarakat bisa kembali normal dalam waktu dekat.
Selain pembersihan, tim gabungan juga menyalurkan bantuan logistik ke sejumlah titik terdampak. Warga masih berjibaku membersihkan rumah masing-masing dari sisa lumpur dan puing. Beberapa jalan penghubung antar-desa sempat terputus karena tumpukan material, namun kini sudah bisa dilalui kendaraan ringan.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat curah hujan di wilayah Brebes selatan masih tinggi. Tim BPBD terus memantau kondisi cuaca dan memastikan kesiapsiagaan alat evakuasi di setiap kecamatan.
Warga berharap proses pemulihan berjalan cepat. Mereka juga meminta pemerintah memperbaiki sistem drainase dan tanggul penahan air di wilayah perbukitan yang kerap menjadi titik rawan banjir bandang.