“Di tengah pandemi Covid-19 tak menghalangi para mahasiswa maupun civitas akademi Fakultas Bahasa dan Seni Unnes tetap berkarya dan berkreasi. Dan ini layak kami apreasiasi karena mereka mampu menggelar pentas seni dan bahasa secara virtual selama 2 hari 2 malam, “ kata Ketua Umum dan Pendiri Leprid, Paulus Pangka, Minggu (22/11/2020).
Sementara, Ketua BEM FBS Unnes, Ali Muntohar mengaku bersyukur atas raihan penghargaan dari Leprid. Menurutnya, raihan prestasi ini sebagai hasil kerja keras dan kekompakan semua pihak yang terlibat baik mahasiswa mapun civitas akademik.
“Kegiatan ini merupakan serangkaian selama sebulan yang lalu. Festival yang memang tahun ini hadir di masa pandemi yang sebelumnya belum pernah ada. Di tahun 2020 termasuk di pandemi ini, kami ada gerakan baru bahwa sebagai mahasiswa utama di bidang seni budaya harus mampu mengapresiasi seni atau sastra,” kata Ali.
“Kami mengapreasiasi seluruh seni,seluruh sastra di Indonesia yang memang pada dasarnya harus bisa melakukannya dimana pun dan waktu kapan pun , dimana melakukan festival seni secara virtual. Alhamdulillah bisa menggelar selama 2 hari 2 malam,” ujarnya.