KENDAL, iNews.id – Siswa difabel sekolah luar biasa (SLB) di Kendal, Jawa Tengah, dengan keterbatasannya ternyata menyimpan ketrampilan yang jarang dimiliki orang lain. Seperti Desta Eka Nanda, siswa Sekolah Menengah Atas di SLB Swadaya Kaliwungu Kendal.
Dia memiliki ketrampilan lebih dalam menggambar tidak menuangkan dalam delembar kanvas. Namun Desta memilih payung sebagai media lukisannya. Penyandang tunarungu dan wicara ini pandai melukis payung yang unik dan menarik.
Payung beraneka warna yang polos tanpa gambar, dijadikan sebagai media menuangkan kreativitasnya melukis bunga. Menggunakan cat khusus yang tidak mudah luntur, tangan Desta mahir menggoreskan kuas menjadi lukisan bunga yang mempercantik payung.
Kekurangan pendengaran dan bicara tidak menyurutkan Desta untuk terus berkreasi menciptakan payung lukis yang indah. Bagi guru SLB Swadaya Kaliwungu, Desta memiliki keterampilan lebih dibanding teman-temannya. Komunikasi dengan guru melalui bahasa isyarat menjadikan siswa ini bisa menuangkan kreativitasnya dalam hal menggambar.
Indrayati, guru SLB Swadaya Kaliwungu mengatakan, Desta memang sejak pertama masuk sekolah sudah mempunyai bakat menggambar. Biasanya menggambar di kertas atau kanvas.