UKM di Soloraya Didorong Bisa Ekspor Melalui Percepatan yang Terintegrasi

Ary Wahyu Wibowo
Program BNI Xpora yang diluncurkan di Kota Solo, Kamis (21/10/2021). Foto: Ist.

SOLO, iNews.id – Usaha kecil dan menengah (UKM) di Soloraya terus didorong agar bisa melakukan ekspor. Mereka difasilitasi agar merasakan manfaat percepatan ekspor yang terintegrasi.

“Kalau ngomong industri yang bergerak di bidang ekspor impor, di wilayah yang kami bina (Jogjakarta dan Jateng bagian selatan) Solo memang yang paling tinggi,” kata Pemimpin BNI wilayah 17 Jogjakarta, Moh Hisyam saat peluncuran program BNI Xpora di Solo, Kamis (21/10/2021). 

Solo menjadi salah satu dari tujuh kota tempat peluncuran program BNI Xpora. Solo dipilih karena secara angka paling tinggi, dorongan utama di Soloraya antara lain di industri garmen, dan furniture. 

Pada peluncuran hari pertama program BNI Xpora, terdapat sekitar 70 UKM yang bisa dimasukkan. Dari jumlah tersebut, sebagian didominasi yang bergerak di bidang garmen, furniture, dan handycraft dari kayu maupun rotan. 

“Sekarang ini order sampai akhir tahun sudah selesai, artinya sampai nolak-nolak karena kapasitas produksinya yang tidak kuat. Selain itu juga karena kontainer,” ucapnya.  

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Banjir Bandang di Padang dan Sibolga, BNI Kirim Bantuan bagi Korban Bencana

57 tahun lalu

Atap Canopy Bank di Lubuklinggau Roboh Diterjang Hujan dan Angin Kencang

57 tahun lalu

Wow, Pesantren di Sipirok Tapsel Ekspor Perdana Kopi ke Brunei Darussalam

57 tahun lalu

Polisi Tangkap 4 Orang Komplotan Pencurian Sepatu Ekspor di Majalengka

57 tahun lalu

Polrestabes Semarang Gagalkan Pengiriman 226 Anjing dari Subang ke Solo Diduga untuk Dijagal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal