Tuntut Santunan Hari Tua, Pensiunan PTPN Nusantara IX Demo di PG Sragi Pekalongan

Suryono Sukarno
Ratusan pensiunan karyawan PTPN Nusantara IX saat menggelar aksi di PG Sragi Kabupaten Pekalongan.

PEKALONGAN, iNews.id - Ratusan pensiunan karyawan PTPN Nusantara IX menggelar aksi di Pabrik Gula (PG) Sragi Kabupaten Pekalongan. Mereka menuntut agar santunan hari tua (SHT) dari perusahaan segera dibayarkan. 

Mantan karyawan yang berunjuk rasa, pensiun antara tahun 2018-2021. Dalam aksinya, manajemen perusahaan diminta segera membayarkan santunan SHT. Para mantan karyawan tersebut, sebelumnya bekerja di PG Sragi Pekalongan, PG Pangkah Tegal, PG Cepiring Kendal, dan PG Kudus. 

Mereka berjalan kaki sekitar 500 meter menuju PG Sragi sambil meneriakkan tuntutan. Poster dan spanduk berisi tuntutan turut dibentangkan. 

Sesuai aturan, mereka seharusnya menerima SHT antara Rp150-500 juta, tergantung lama bekerja dan jabatan terakhir. Namun sampai kini, SHT belum dibayar oleh perusahaan. 

“Kami menuntut agar dibayarkan segera tanpa dicicil. Kondisi para pensiunan yang sudah tua, banyak yang sakit sehingga sangat membutuhkan uang. Sebagian juga untuk modal usaha guna menghidupi keluarga,” kata Rochim, perwakilan pensiunan PTPN IX.  

Tercatat jumlah pensiunan yang belum menerima  SHT sekitar 530 orang. Mereka kini mengalami kesulitan karena tak ada penghasilan lagi.

Manager PG Sragi, Tegoeh Narwanto mengatakan, pihaknya hanya bisa menerima keluhan dari mantan karyawan. Sebab keputusan untuk para pensiunan ada di managemen perusahaan pusat. Tuntutan yang disampaikan akan diteruskan ke pusat. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geger! Mobil Terbakar di SMK Kosgoro 2 Sragen, Diduga akibat Korsleting Listrik

57 tahun lalu

Kisah Haru Pensiunan Guru TK, Mengajar hingga Usia 60 Tahun Diminta Kembalikan Uang Negara Rp75 Juta

57 tahun lalu

Rumah Pensiunan Polda NTB di Lombok Barat Dirusak dan Dipagar OTK, Polisi Olah TKP 

57 tahun lalu

Kisah Pasutri Pensiunan ASN di Bangkalan Sempat Miliki 2 Mobil dan Rumah Kini Hidup Telantar

57 tahun lalu

Kisah Prihatin Pasangan Lansia Pensiunan ASN Hidup Telantar karena Tak Mampu Bayar Kos

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal