Tuntut Ganti Rugi Sawah Rusak, Emak-emak Geruduk Lokasi Proyek Tol Semarang-Demak

Sukmawijaya
Emak-emak petani menuntut ganti rugi atas sawah yang rusak akibat dampak proyek tol Semarang-Demak. (iNewsTV/Sukmawijaya)

“Sebelum proyek tol masuk, pembuangan air dari areal pertanian berjalan lancar. Kendati sedimen saluran irigasi cukup tinggi, namun banyak cabang drainase untuk pembuangan banjir dari hulu sampai hilir sungai,” kata Masrukin, Senin (7/3/2022) sore.

Dia mengatakan, bila terjadi curah hujan tinggi debit banjir akan surut dalam waktu tiga hari. “Setelah proyek tol masuk, pembuangan banjir hanya dibatasi beberapa titik, sehingga debit banjir bisa surut dalam waktu hampir dua minggu,” katanya.

Dia meminta pihak tol memperhatikan persoalan ini, apalagi Kabupaten Demak adalah kota ketiga se-Jawa Tengah sebagai penyangga pangan nasional.

Karena ada pembatasan titik drainase banjir, kata dia,  perlu ada normalisasi pada saluran irigasi atau membangunkan saluran irigasi teknis di kawasan sawah tersebut.

Menanggapi keluhan petani, pihak tol langsung melaksanakan survei lokasi. Beberapa saluran pembuangan banjir dari areal pertanian memang tidak berjalan lancar karena tingginya sedimentasi. Tidak lancarnya pembuangan air hingga mengakibatkan areal pertanian tergenang banjir.

“Kami berjanji akan bantu normalisasi saluran air. Namun untuk tuntutan ganti rugi karena tidak bisa tanam selama dua tahun, akan mengevaluasinya. Apakah sepenuhnya dari dampak pembangunan tol Semarang-Demak,” kata Humas PT PP Semarang-Demak, Robby Sumarna.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tragis! Warga Madiun Tewas Tersengat Listrik dari Jebakan Tikus di Sawah

57 tahun lalu

Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT

57 tahun lalu

Kecelakaan Maut di Jember, Emak-Emak Tewas Tertabrak Truk Saat Menyalip

57 tahun lalu

Konten Pocong Meresahkan Viral di Jember, Emak-Emak Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Kecelakaan di Jombang, 2 Pemotor Emak-Emak Tertabrak Truk Tangki usai Pulang Ngaji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal