"Setelah dilakukan pemeriksaan di lokasi, selanjutnya jenazah dibawa ke rumah sakit RSUP Dr Sarjito untuk dilakukan perawatan jenazah," katanya, Kamis (28/1/2020).
Nur Dwi Cahyanto mengatakan dari keterangan pemilik kos, sebelum kejadian, Faizal pernah meminta tolong untuk membelikan racun tikus dengan alasan untuk diminum sendiri. Pemilik kos pun menasihati Faizal untuk mengurungkan niatnya. Namun, saat penemuan mayat, pemilik kos melihat gerinda yang biasa digunakan untuk memotong keramik di dalam kamar Faizal.
"Atas peristiwa itu, pihak keluarga menerima sebagai musibah. Jenazah akan dimakamkan di Sumenep," ujarnya.