Namun saat tiba, korban sudah tenggelam dan tidak terlihat. Warga kemudian bersama-sama melakukan pencarian di sepanjang saluran irigasi.
Setelah sekitar dua jam pencarian, korban akhirnya ditemukan. Tubuh korban ditemukan sekitar 70 meter dari titik awal dia tenggelam.
Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi. Petugas dari Polsek Klambu bersama tim Inafis Polres Grobogan, tenaga medis Puskesmas, Koramil, dan BPBD melakukan penanganan di lokasi.
Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Namun terdapat luka memar di bagian kepala.
“Luka memar (hematum) di kepala korban diduga akibat benturan dengan kontruksi bibir saluran Irigasi,” ujar Kapolsek Klambu AKP R Enggal Agung dikutip dari iNews Muria, Kamis (2/4/2026).