Tragedi Kerusuhan Kanjuruhan Malang dan Sejarah Gas Air Mata di Sepak Bola

Avirista Midaada
Ahmad Antoni
Polisi menghalau suporter dengan menggunakan gas air mata di Stadion Kanjuruhan Malang/ (Antara)

Sebelum kejadian di Stadion Kanjuruhan Malang, penggunaan gas air mata juga disebut jadi salah satu penyebab tewasnya 126 orang di Stadion Accra di Ghana pada 2001. Saat itu, mengutip dari The Guardian, penggunaan gas air mata oleh kepolisian terhadap suporter yang berbuat rusuh memicu kepanikan yang membuat banyak penonton terinjak-injak. Sebagian juga tewas akibat kehabisan napas.

Atas potensi bahaya di dalam stadion,  FIFA mengatur pelarangan penggunaan gas air mata di dalam stadion sebagai upaya pengendalian massa.

Pada Piala Dunia 2014 di Brasil, FIFA memutuskan pertandingan  segera dihentikan begitu ada gas air mata masuk ke stadion. Penyelenggaraan Piala Dunia ketika itu berbarengan dengan maraknya aksi unjuk rasa memprotes pemerintahan Brasil.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
4 hari lalu

Viral! SD di Tegal Kenalkan Guru ke Siswa Baru ala Line-Up Timnas di Piala Dunia

7 hari lalu

Polres Tuban Naik Status Jadi Polresta, Kombes Jazuli Dani Irawan Jadi Kapolresta Pertama

1 bulan lalu

Tragis! ASN Cantik di Surabaya Tewas usai Dijambret, Keluarga Desak Pelaku Ditangkap

2 bulan lalu

Misteri Siswi SD Tewas dalam Rumah di Sragen, Polisi Sebut Ada Dugaan Kekerasan

2 bulan lalu

Kronologi Siswi SD Ditemukan Tewas dalam Rumah di Sragen, Motor Keluarga Ikut Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal