Tradisi Mengusir Hama, Warga di Semarang Arak Obang-Abing Keliling Kampung

Taufik Budi
Obang-abing berukuran raksasa diarak keliling kampung di Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.Foto: iNews/Taufik Budi.

SEMARANG, iNews.id - Puluhan obang-abing atau orang-orangan sawah diarak keliling kampung oleh ribuan warga di Kota Semarang. Tradisi ini sebagai upaya mengusir hama, sekaligus wujud syukur hasil panen yang melimpah.

Obang-abing berukuran raksasa diarak keliling kampung di Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Obang-abing atau orang-orangan sawah, terbuat dari jerami padi yang dirangkai sebagai pengusir hama pertanian. 

Terdapat juga orang-orang sawah berbagai ukuran yang turut diarak menuju lapangan. Warga juga membawa beragam hasil pertanian, seperti sayuran dan jagung sebagai wujud syukur karena terbebas dari hama. 

Warga lebih memilih mengusir hama daripada membasmi dengan pestisida karena dapat membunuhnya. Menurut kepercayaan warga, hama yang dibunuh akan mengundang jumlah hama semakin  berlipat ganda. 

Oleh karenanya, warga tetap melestarikan peninggalan leluhur menggunakan orang-orangan sawah sebagai metode mengusir hama yang efektif. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Semarang Geger! Dosen Polines Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Tembalang

57 tahun lalu

Pabrik Kayu di Kawasan Industri Candi Semarang Terbakar, 6 Damkar Dikerahkan

57 tahun lalu

Sikat Begal dan Kreak, Polda Jateng Gelar Operasi Kejahatan Jalanan di Semarang

57 tahun lalu

Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

57 tahun lalu

Kecelakaan di Semarang, Truk Boks Meluncur di Tanjakan Silayur Tabrak SPBU

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal