Diduga terlalu kencang saat penarikan kabel dari arah barat (Limpung) dan belum adanya penarikan dari arah timur, sehingga tidak seimbang.
Kemudian, tower tidak kuat menahan hingga roboh ke arah barat di area persawahan.
Saat kejadian, Fahrudin, warga Dukuh Kaum, Desa Kebumen, Kecamatan Tersono sedang beraktivitas di sawahnya. Korban terkena material tower dan mengalami luka sobek di bawah mata kanan.
Sedangkan Turyati (57) mengalami trauma dan sudah dirujuk ke RSUD Limpung.
Kejadian itu membuat petugas menutup sementara jalan Kebumen - Harjowinangun Barat untuk perbaikan jaringan dan menghindari korban susulan.
Pelaksana proyek dari PT EIP, Basri mengatakan, masih menganalisa penyebab kejadian tersebut. "Untuk kepastian mengapa bisa roboh masih dalam analisa," katanya.