Sejak selesai dibangun, Jembatan Gantung Lo Pasir Banyumas langsung dimanfaatkan masyarakat. Warga terlihat hilir-mudik mengangkut hasil pertanian, membawa barang dagangan, hingga mempercepat distribusi kebutuhan sehari-hari.
Bahkan, jembatan ini kini sudah dapat dilalui kendaraan roda dua, sehingga memangkas jarak tempuh warga dan meningkatkan efisiensi aktivitas ekonomi desa.
Pembangunan Jembatan Gantung Lo Pasir Banyumas berawal dari aspirasi masyarakat Desa Karanggayem yang selama bertahun-tahun menginginkan akses penyeberangan sungai yang aman dan layak.
Akses tersebut sangat dibutuhkan untuk mendukung kegiatan pendidikan, perekonomian, serta memudahkan warga menjangkau berbagai layanan sosial di wilayah sekitar.
Aspirasi warga kemudian ditindaklanjuti oleh prajurit TNI Angkatan Darat yang bertugas di wilayah tersebut. Melalui kolaborasi antara TNI, perangkat desa, dan elemen masyarakat, pembangunan Jembatan Gantung Lo Pasir Banyumas dimulai pada akhir 2025.